Rasulullah SAW Tidak Mau Bersaksi Untuk Abu Bakr

وحدثني عن مالك عن أبي النضر مولى عمر بن عبيد الله أنه بلغه ان رسول الله صلى الله عليه و سلم قال لشهداء أحد هؤلاء اشهد عليهم فقال أبو بكر الصديق ألسنا يا رسول الله بإخوانهم أسلمنا كما أسلموا وجاهدنا كما جاهدوا فقال رسول الله صلى الله عليه و سلم بلى ولكن لا أدري ما تحدثون بعدي فبكى أبو بكر ثم بكى ثم قال أإنا لكائنون بعدك

Yahya menyampaikan kepadaku (hadis) dari Malik dari Abu’n Nadr mawla Umar bin Ubaidillah bahwa Rasulullah SAW berkata mengenai para Syuhada Uhud “Aku bersaksi untuk mereka”. Abu Bakar As Shiddiq berkata “Wahai Rasulullah, Apakah kami bukan saudara-saudara mereka? Kami masuk Islam sebagaimana mereka masuk islam dan kami berjihad sebagaimana mereka berjihad”. Rasulullah SAW berkata “Ya, tapi Aku tidak tahu Apa yang akan kamu lakukan sepeninggalan Ku”. Abu Bakar menangis sejadi-jadinya dan berkata ”Apakah kami akan benar-benar hidup lebih lama daripada Engkau!”. (Hadis Dalam Al Muwatta Imam Malik Kitab Jihad Bab Para Syuhada di Jalan Allah hadis no 987)

Penjelasan
Hadis di atas diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Kitabnya Al Muwatta. Dari hadis di atas diketahui bahwa

  • Para syuhada Uhud lebih utama dari Abu Bakr dan sahabat lainnya, kerana Rasulullah memberi kesaksian untuk mereka(para syuhada Uhud)
  • Rasulullah SAW tidak memberikan kesaksian kepada Abu Bakar dan sahabat lainnya kerana Rasulullah SAW tidak mengetahui apa yang akan mereka perbuat sepeninggal Beliau SAW.

.

.

Sebuah Permasalahan

Seperti biasa masalah akan selalu ada jika seseorang menuliskan hadis-hadis yang kontroversial

Saya akan memberi contoh tentang apa yang mungkin difikirkan oleh anda:

  • Mungkinkah anda akan teringat akan hadis-hadis tentang para Sahabat Nabi yang akan berpaling setelah perginya Nabi SAW dalam artikel-artikel saya yang lalu?
  • Seorang Sunni Salafi biasanya akan mengeleng-geleng kepala dan mulai mengeluarkan berbagai prasangka dan nasehat yang tidak mahu menerima atau mungkin pembelaan
  • Seorang Syiah tidak akan terlalu terkejut dan mungkin akan berkata “Sahabat Nabi kan memang ada bermacam-macam”.
  • Ada juga mungkin yang beranggapan tidak penting untuk memikirkan perkara seperti ini, kan lebih baik fikirkan sesuatu untuk kebaikan Ummah?
  • Atau akan ada yang mendhaifkan hadis tersebut(seperti biasa..)  silakan silakan asalkan disertakan alasannya biar saya yang bodoh ini belajar lebih banyak lagi.

Selebihnya saya berharap banyak respon dari anda, Apa tanggapan andaberkenaan hadis ini?

Mari kita berdialog  baik-baik dengan santun dan jika saja ada yang beranggapan kalau saya ini tidak berharga dan sudah menyimpang dari jalan yang lurus mari tolong luruskan saya

Semoga Allah SWT memberikan rahmat kepada kita semua

Allahumma Solli ‘ala Muhammad Wa Aali Muhammad